KERJASAMA UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA (UPI) DENGAN USAID – DBE I

Meningkatkan Mutu Pendidikan: Usaha Kita Bersama

 Meningkatkan mutu dan relevansi pendidikan dasar adalah tantangan besar yang dihadapi oleh banyak pihak saat ini, baik oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, maupun masyarakat Indonesia pada umumnya. Kita semua tengah berupaya untuk membangun negara yang demokratis yang memiliki sumber daya manusia yang cerdas dan kompetitif. Kita memerlukan generasi muda yang memiliki bekal pendidikan yang baik dan cukup. Hal ini merupakan investasi yang diperlukan untuk masa depan bangsa.

Pendidikan yang bermutu dimulai dengan guru, sekolah, manajemen dan tata layanan yang baik. Dalam era desentralisasi ini, pemerintah daerah dan lembaga non-pemerintah di kabupaten/kota dapat berupaya untuk meningkatkan mutu pendidikan dasar dengan meningkatkan manajemen dan tata layanan pada tingkat sekolah, kecamatan, dan juga tingkat kabupaten/kota. Dengan adanya manajemen dan tata layanan yang tepat guna, partisipatif, dan transparan, upaya untuk memperbaiki mutu pendidikan bagi siswa Indonesia diharapkan akan menjadi lebih mudah untuk dilaksanakan.

Pola Pendekatan DBE DAN UPI

 Sebagai bentuk kerjasama pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat, program USAID-Decentralized Basic Education (Pendidikan Dasar yang Terdesentralisasi) bekerja sama dengan pemerintah daerah dan UPI untuk meningkatkan mutu pendidikan dasar. DBE1 dan UPI menggunakan pendekatan dengan pola terfokus, pendampingan yang intensif, serta didukung dengan jangkauan yang tidak terlalu luas. DBE hanya membina beberapa sekolah di dua gugus per kabupaten/kota, di dalam kabupaten yang jumlahnya juga terbatas. Diharapkan bahwa perubahan yang dilakukan bersama para pemangku kepentingan sekolah dan gugus kemudian dapat didiseminasikan dalam bentuk “good practice.” Diseminasi berbagai program DBE1 dan UPI yang ditujukan untuk pemangku kepentingan di sekolah, gugus, atau kabupaten/kota lainnya dilakukan dengan harapan semakin banyak pihak mempelajari dan juga melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan pendidikan.

Diseminasi Program Manajemen dan Tata Layanan Pendidikan

Upaya DBE1 dan UPI menyebarluaskan program manajemen dan tata layanan pendidikan meliputi pendampingan dalam mengembangkan dan melaksanakan rencana pengembangan sekolah, menumbuhkan kepemimpinan yang balk, memberdayakan komite sekolah, serta mendukung sekolah dalam mengelola data dan informasi yang dimiliki. Bersama dengan program perbaikan mutu pembelajaran dalam kelas yang dilakukan oleh DBE1 dan UPI melalui Program KKN Tematik MBS, diseminasi ini diharapkan akan mendukung usaha untuk memperbaiki mutu, efisiensi, dan relevansi pendidikan dasar secara umum.

Selain pada tingkat sekolah, program DBE1 dan UPI yang bertujuan untuk meningkatkan mutu manajemen dan tata layanan di tingkat kabupaten/kota jugs dapat didiseminasikan. Upaya yang selama ini telah dijalankan mencakup pemberdayaan kabupaten/kota dalam mengembangkan Rencana Strategis Dinas Pendidikan, Rencana Pengembangan Kapasitas untuk Dinas Pendidikan, mengadakan Analisa Keuangan Pendidikan Kabupaten/Kota, Analisa Biaya Operasional Satuan Pendidikan, dan Studi Manfaat Bantuan Operasional Sekolah. DBE1 dan UPI telah melakukan pendampingan dalam upaya pengembangan Manajemen Sumber Daya Manusia dan Aset. DBE1  dan UPI juga mendukung manajemen data dan informasi kabupaten/kota agar pemerintah kabupaten/kota dapat menghasilkan perencanaan dan kebijakan pendidikan yang berbasis data dan informasi yang valid dan akurat.

Bagaimana Program Manajemen dan Tata Layanan Pendidikan Didiseminasikan oleh Dosen dan Mahasiswa Peserta KKN UPI

Proses diseminasi program manajemen dan tata layanan pendidikan berlangsung pada saat pemerintah daerah atau institusi lainnya di tingkat kabupaten/kota menjalankan pola pelaksanaan berbagai program DBE1 dan UPI dengan menggunakan sumber daya sendiri.

Dalam proses diseminasi ini, ada tiga jenis pendukung kegiatan yang diperlukan:

  1. Beberapa panduan dan materi pelatihan
  2. Fasilitator yang memiliki kemampuan dan memenuhi persyaratan yang diperlukan
  3. Sumber keuangan untuk mendanai kegiatan pelatihan.

Masing-masing kabupaten/kota yang selama ini bekerja sama dengan DBE1 menggunakan fasilitator, dosen dan mahasiswa KKN UPI, Kepala Sekolah dan Pengawas dalam melaksanakan berbagai program di tingkat sekolah. Sebagian besar dari fasilitator adalah kepala sekolah dan pengawas yang telah menjalani pelatihan DBE1. Kabupaten/kota juga dapat menggunakan keahlian fasilitator-fasilitator ini. Tak kalah pentingnya adalah keberadaan “Service Providers” yang memiliki kualifikasi yang balk dan mengerti metodologi pendekatan yang dilakukan oleh DBE1 dan UPI selama ini. DBE1 dan UPI tengah bekerja sama  guna menghasilkan “Service Providers” dengan keahlian yang disebutkan di atas.

Program ini UPI telah melibatkan 24 dosen yang sudah ikut TOTdan layak untuk jadi Dosen Pembimbing Lapangan KKN, Plus mahasiswa peserta KKN sejumlah 1000 orang tersebar di 100 sekolah Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, dan Kabupaten Bandung Barat.

Apa yang dikatakan oleh pemangku kepentingan

 “Sebelum proses pelatihan RKS dimulai di 100 sekolah yang dibina mahasiswa KKN, kami sempat khawatir bahwa pengurus Komite SD dan MI tidak akan menanggapi dengan balk. Ternyata mereka sangat antusias. Tiap hari mereka hadir di lokakarya dan berpartisipasi dengan serius dari pagi sampai sore.” KCD Kecamatan selalu memantau kegiatan ini

“Sebelumnya penghitungan Biaya Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) pernah dilakukan, namun hasilnya kurang memuaskan. Dengan menggunakan metodologi DBE1 dan mahasiswa KKN UPI yang berdasarkan peraturan dari lembaga pemerintahan terkait, seperti Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) upaya ini membuahkan hasil yang dapat dipertanggungjawabkan oleh Dinas Pendidikan. Kami juga berharap hasil penghitungan BOSP dapat digunakan untuk mendukung Kabupaten Bandung, Bandung Barat, dan Kota Cimahi menjadi cerdas.

Program Desentralisasi Pendidikan Dasar ialah program kerjasama antara pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Amerika Serikat. Program ini merupakan payung kerjasama antara Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) dan USAID.

Berikut file/dokumen hasil kerjasama UPI dengan DBE1 USAID

  1.  SIMP (Education Management InformationSystem/EMIS) Maksud kegiatan ini adalah untuk mencobakan instrument dan prosedur yang diperlukan untuk mempromosikan manajemen data yang andal pada tingkat sekolah dan pertukaran data dan informasi antara sekolah dan kantor dinas pendidikan kabupaten, sehingga akan memperkuat Sistim Informasi Manajemen Pendidikan/SIMP (Education Management InformationSystem/EMIS) nasional. (Download file)
  2. Panduan Kegiatan DBE1 Tingkat Kabupaten September 2011 Berisi panduan perencanaan, keuangan, dan SIMA. Perencanaan berisi : (1) Panduan LAKIP Agustus 2011 FINAL (Download file), (2) Panduan Renstra Juni 2011 Final (Download file), (3) Renja Panduan Ringkas Final (compiled) (Download file). Keuangan berisi : (1) Panduan AKPK (Download file) , (2) Panduan AKPK Teknis (Download file), (3) Panduan Penyusunan BOSP (Download file). SIMA berisi : (1) BUKU 1 Panduan Ringkas Mgt Sarpras Final 0715 2010 (Download file), (2) BUKU 3A JUKNIS Pemeliharaan Sarpras 051710 Final (Download file), (3) BUKU 2A JUKNIS Pendataan dan Analisis MSPS 05172010 (Download file), (4) BUKU 3B Juknis Pemeliharaan l Pengisian Form SIMA 0517 2010 (Download file), (5) BUKU 2B Juknis Pendataan SIMA Manual V3 0803 2010 – small (Download file), (6) BUKU 4 Acuan dan Pengertian Manajemen Aset (Download file).
  3. Kegiatan Kemitraan Berisi tentang (1) PPA – Manual Rekonstruksi dan Rehabilitasi – December 2008 : Manual Rekonstruksi dan Rehabilitasi – Pasca Gempa Gedung ekolah dan Madrasah dengan Partisipasi Masyarakat (Download file) , (2) PPA – Panduan Pelaksanaan Pembangunan Sekolah Madrasah Darurat (Pembangunan Sekolah dan Madrasah Darurat (Pasca Gempa 27 Mei 2006) (Download file)
  4. Berbagai Panduan DBE1 Tingkat Sekolah September 2011 Berisi tentang (1) Pedoman Pelaksanaan, Monev, Pelaporan, Pemutakhiran RKSM. September 2011 (Download file), (2) Pedoman Teknis Modul Kepemimpinan. September 2011 (Download file), (3) Pedoman Pembentukan Tim Pengembang Sekolah Madrasah. September 2011 (Download file), (4) Pedoman Teknis Penguatan Komite Sekolah Madrasah. September 2011 (Download file), (5) Pedoman Penyusunan Perencanaan dan Penganggaran Sekolah Madrasah September 2011 (Download file).

Link :